BAKPAO DAGING
A. Latar Belakang
Bakpao merupakan makanan tradisional Tionghoa. Dikenal sebagai bakpao di Indonesia karena diserap dari bahasa hokkian yang dituturkan mayoritas orang Tionghoa di Indonesia. Pao itu berarti bungkusan, dan bak itu artinya daging, jadi bakpao berarti bungkusan (berisi) daging. Bakpao umumnya berisi daging babi, karena orang Tionghoa kebanyakan memang mengkonsumsi daging babi, akan tetapi sebenarnya arti Bak itu bukanlah daging babi, melainkan daging. Daging Babi sebutannya adalah Tie Bak, akan tetapi penyebutan Bakpau Babi, tidak dikenal dengan nama Tie Bakpao. Sebaliknya Bakpao yang berisi daging ayam dinamakan Koi Pao (Hokkian) atau kehpao (Hakka). Kalau daging sapi sebutannya adalah Gu Bakpao (Gu = Sapi).
Bakpao sendiri berarti harfiah adalah baozi yang berisi daging. Pada awalnya daging yang paling lazim digunakan adalah daging babi Akan tetapi baozi sendiri dapat diisi dengan bahan lainnya seperti daging ayam, sayur-sayuran, serikaya manis, selai kacang kedelai, selai kacang merah, selai kacang hijau, selai kacang hitam, dan sebagainya, sesuai selera.
Kulit bakpao dibuat dari adonan tepung terigu diberi ragi untuk mengembangkan adonan, setelah diberikan isian, adonan dibiarkan sampai mengembang lalu di kukus sampai matang. Untuk membedakan isi bakpao, tanpa daging (vegetarian) basanya di atas bakpao diberi titikan warna, demikian juga dengan isian yang lain diberi tanda warna yang berbeda-beda.
Bakpao dalam bahasa Hakka / Khek yaitu nyukppao / yugppao yang mempunyai arti yang sama yaitu daging berbungkus.
B. Visi & Misi
1. Visi
a) Menciptakan usaha kuliner kreatif di Indonesia
b) Mendukung program Pemerintah untuk wujudkan kemandirian usaha
c) Membangun semangat berwirausaha generasi muda Indonesia
d) Menjadikan kuliner bakpao sebagai salah satu kekayaan Kuliner Nusantara yang harus dilestarikan
2. Misi
a) Membuat makanan tradisional Bakpao dengan mengubah standar makanannya menjadi lebih tinggib) Memberikan sentuhan yang lebih menarik dengan memberikan kemasan yang menarik pada produk seblak
c) Meningkatkan cita rasa baru pada Seblak agar dapat bersaing dengan jajanan jajanan makanan kecil lainnya.
d) Menciptakan produk kreatif Seblak dengan beraneka varian
C. Penerapan Analisis SWOT
1. Strengths (Kekuatan)
Kekuatan dari produk yang kami buat terletak pada bahannya yang tidak menggunakan bahan pengawet sehingga produk kami terjamin sehat namun tidak meninggalkan kualitas dari cita rasa produk yang kami buat.
2. Weakness (Kelemahan)
Produk kami merupakan produk baru sehingga secara langsung belum mendapatkan perhatian konsumen dan perlu dibuat strategi promosi yang efektif dan efisien.
3. Opportunities (Peluang / kesempatan)
Produk baru pasti mempunyai kesempatan untuk berkembang dan melakukan ekspansi pasar. Selain itu hampir jarang produsen yang menjual bakpao dengan memikirkan dari aspek kesehatan, oleh karena itu peluang pasar dari produk yang kami buat cukup besar.
4. Threats (Ancaman)
a) Banyaknya pesaing yang membuka usaha bakpao
b) Mulai bermunculan pengusaha cafe yang mebuka bisnis Seblak dengan tempat yang lebih nyaman
D. Marketing Mix
1. Product
Dalam bisnis ini kami menawarkan produk dan jasa. Produk utama yang kami tawarkan adalah bakpao daging. Lalu, pelayanan atau jasa yang akan kami tawarkan adalah pelayanan yang cepat dan tepat merupakan hal utama.
2. Price
Strategi harga yang akan direncanakan adalah penyamaan harga dengan harga pasar, karena produk yang kami produksi sudah lumayan banyak dipasar, hal ini ditentukan agar produk kami dapat bersaing dengan produk yang sudah berada dipasar.
3. Promotion
Tahap promosi yang kami lakukan ialah dengan menggunakan design tempat usaha yang unik, menarik dan nyaman sehingga dapat menarik minat para konsumen untuk berkunjung dan membeli. Selain itu tahap promosi yang kami lakukan mungkin dengan menyebar selebaran brosur, dan membuat halaman page di social media di dunia maya agar jaringan semakin luas dan konsumen akan semakin tertarik untuk berdatangan untuk membeli.
4. Place dan Distribution
Distribusi dari produk kami ialah penjualan secara langsung kepada konsumen dengan menyediakan gerai dan menerima pesanan untuk dibawa pulang dengan kemasan yang menarik. Lokasi yang kami pilih adalah jalan Moh.Taher depan SD 62 dimana bnayak terdapat anak-anak sekolah dan juga ramainya warga yang lalulalang.
5. Process
Proses pembuatan produk kami menggunakan mesin, itu dimaksudkan untuk menjaga ke higienisan dari produk kami, dan pada proses pembuatan kebersihan sangat dijaga.
Penyajian dari produk kami dibuat semenarik mungkin dan juga bisa berubah-ubah sesuai dengan ide atau trend yang ada pada saat itu. Untuk kemasan pada produk yang dibawa pulang juga dibuat secara lucu agar para konsumen tidak merasa bosan dengan produk kami.
6. People
Kami selalu memotivasi siapa saja yang bersangkutan dengan usaha kami. Semua itu dilakukan agar mereka lebih giat dalam bekerja dan melakukan yang terbaik bagi dirinya maupun perusahaan. Motivasi yang diberikan berupa moril dan material sehingga mereka dapat melakukan pekerjaannya dengan maksimal.

